Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Selasa, 30 Jun 2015 - 10:46:55 WIB
Bagikan Berita ini :
Isu Menteri Hina Presiden

Manuver Elite PDIP Ganggu Konsentrasi Jokowi

57LogoPDIP1.jpg
Logo PDIP (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Muradi menilai, pernyataan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo tentang adanya menteri yang menghina Presiden Jokowi sebagai upaya memperkeruh suasana di pemerintahan.

"Itu benar-benar mengganggu konsentrasi Presiden Jokowi," ujar Muradi yang dihubungi TeropongSenayan, Selasa (30/6/2015).

Muradi sangat menyayangkan sikap Tjahjo Kumolo, kader PDIP yang merupakan anggota kabinet kerja Jokowi. Ia yakin apa yang disampaikan Tjahjo belum tentu merupakan sikap resmi PDIP karena tidak disampaikan oleh Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum atau Hasto Kristyanto sebagai sekretaris jenderal.

Muradi menambahkan, sebaiknya Presiden Jokowi jangan merasa terganggu oleh manuver politik elite PDIP itu.

"Sebaiknya pak Jokowi bekerja terus saja. Kalaupun akan melakukan reshuffle kabinet dan itu dianggap yang terbaik. pak Jokowi bisa jalan terus," papar Muradi.

Selain itu, terang Muradi, pernyataan Tjahjo tentang adanya menteri yang menghina Jokowi dapat memunculkan sikap saling curiga di antara para menteri.(yn)

tag: #pdip  #jokowi  #hina jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...