Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Jumat, 03 Jul 2015 - 14:35:36 WIB
Bagikan Berita ini :

Ketua DPR Berharap Presiden Lantik Panglima TNI dan KaBIN Pekan Depan

53unnamed.jpg
Setya Novanto (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto mengatakan, hari ini pihaknya akan menyerahkan surat persetujuan DPR mengenai calon Panglima TNI dan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

DPR telah melakukan fit and proper test dan menyetujui Jenderal Gatot Nurmantyo sebagai Panglima TNI dan Sutiyoso sebagai kepala BIN.

"Saya berkomunikasi dengan presiden pada hari ini dan telah mengirimkan surat persetujuan DPR. Mudah-mudahkan minggu depan Presiden dapat melantik Panglima TNI dan Kepala BIN yang baru," kata Setya di kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (3/7/2015).

Menurut politisi Golkar ini, DPR menilai kedua pejabat tersebut mampu untuk menjadikan TNI Indonesia semakin kuat dalam memelihara pertahanan dan keamanan NKRI.

"Kami mendukung pemerintah segera memperbaharui alutsista yang dimiliki oleh TNI maupun BIN," ucapnya.

Selain itu, kedua sosok itu juga diharapkan mampu menjalankan roda pemerintahan yang seimbang terutama di bidang keamanan dan pertahanan.

"Pemerintah hendaknya juga dapat meningkatkan kemampuan dan jumlah personil TNI dan BIN sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan," tandas Setya.(yn)

tag: #panglima tni  #kepala bin  #ketua dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...