Berita
Oleh Ariady Achmad pada hari Jumat, 03 Jul 2015 - 20:53:28 WIB
Bagikan Berita ini :

Bukan Pistol, Kapolri Sebut Senjata Utama Polisi Dukungan Rakyat

10IMG-20150703-WA0010.jpg
Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti (Sumber foto : Ariady Achmad/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Senjata utama Polisi bukan hanya pistol. Itu diakui oleh Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti. Menurut dia senjata penting dan strategis polisi adalah dukungan masyarakat atau rakyat.

"Senjata polisi bukan hanya pistol, tetapi yang utama adalah dukungan masyarakat," papar Jenderal (Pol) Badrodin Haiti saat berbicara dihadapan para aktivis di rumah Bursah Zarnubi, Jumat malam (3/7/2015).

Ungkapan Kapolri bukan berlebihan. Sebab, seperti diungkapkan saat ini rasio antara polisi dengan populasi penduduk masih tergolong timpang. Setiap satu (1) polisi bekerja untuk melayani kemanan 700 ribu masyarakat.

"Karena itu polisi sangat membutuhkan bantuan dan dukungan masyarakat agar jangan melakukan pelanggaran hukum," tegas Kapolri yang mengenakan baju koko putih dan peci hitam itu. Dia menekankan pentingnya komunikasi polisi dengan masyarakat.

Kapolri yang tampil berbicara dengan gaya santai itu tampak akrab dengan para aktivis yang hadir. Antara lain Akbar Tandjung, Hariman Siregar serta para aktivis pemuda dan mahasiswa. Acara diisi buka bersama dan diskusi.(ris)

tag: #kapolri  #akbar  #hariman  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...