Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Sabtu, 01 Agu 2015 - 17:52:20 WIB
Bagikan Berita ini :

Barisan Muda NU: Muktamar Kisruh, Segera Bentuk Tim Penyelamat

73unnamed.jpg
Muktamar NU ke-33 (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Terjadinya kekisruhan di arena Muktamar NU ke-33 Jumat (31/7/2015) malam yang melibatkan peserta dengan panitia pendaftaran harus direspons secara serius.

Hal tersebut dikemukakan Dewan Presidium Barisan Muda NU Mohammad Amin.

"Registrasi peserta Muktamar NU ke-33 yang berlarut-larut disebabkan oleh panitia muktamar yang meminta peserta untuk mengisi nama-nama AHWA (Ahlul Halli Wal Aqdi) . Ini adalah kesalahan fatal yang menjadi pemicu suasana muktamar menjadi panas dan kacau balau seperti yang terjadi semalam," ungkapnya kepada TeropongSenayan, Sabtu (1/8/2015).

Jadi wajar, lanjut dia, jika para pengurus cabang dan wilayah yang sudah melakukan registrasi peserta dan menyerahkan daftar nama AHWA menarik rekomendasi sistem pemilihan Rois 'Am, karena sistem pemilihan tersebut belum disepakati oleh muktamirin.

"Kami juga mendengar adanya skenario jahat apabila seluruh peserta, baik PCNU maupun PWNU sudah melebihi 50 plus satu atau 275 PC dan PW, maka ada skenario pemilihan Rois 'Am dan Ketum Tanfidz secara aklamasi, yaitu memilih KH. Mustofa Bisri sebagai Rois 'Am dan Said Aqil Siradj sebagai Ketua Umum. Dan menurut kami cara-cara ini melukai perasaan muktamirin yang datang jauh-jauh dari seluruh pelosok negeri," tandasnya.

Oleh karena itu, Amin menyatakan, Barisan Muda NU mendesak PCNU dan PWNU untuk membentuk sebuah tim penyelamat.

"Tim Penyelamat NU yang terdiri dari PC dan PWNU tanpa melibatkan panitia Muktamar," pungkasnya.(yn)

tag: #muktamar nu  #barisan muda nu  #nu  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...