Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 06 Agu 2015 - 13:11:45 WIB
Bagikan Berita ini :
Perppu Pilkada

Salahkan SBY, Pemerintahan Jokowi Dinilai Tidak Jantan

96SBY.jpg
Susilo Bambang Yudhoyono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Banyak kalangan yang menyalahkan pemerintah sebelumnya atas peraturan undang-undang Pilkada yang dibuat pada masa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Peraturan ini dianggap membuat ketidak jelasan pada pasangan calon tunggal, sehingga tidak bisa mengikuti pilkada.

Menangapi hal ini, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Salim S Mengga menilai, bagaiamana mungkin orang sudah tidak berkuasa tapi masih disalahkan.

“Itu gak adil. Apalagi kalau Orde Baru, nyalahin Pak Harto. Pak Harto kan sudah meninggal. Kan gak adil nyalah-nyalahin, gak bisa bela diri kan,” katanya saat dihubungi, Kamis (6/8/2015).

Salim menilai, sikap pemerintahan Presiden Joko Widodo yang melimpahkan kesalahan kepada pemerintah sebelumnya dianggap sebagai sikap yang tidak jantan.

"Jadi kalau mengusulkan sesuatu kemudian ditolak, ya biasa sajalah, gak usah bilang ini dari yang sebelumnya. Itu kan tidak gentle. Politisi harusnya punya jiwa ksatria dong. Kalau ada yang mengusulkan kemudian ditolak, atau ada penolakan dari publik, ya dievaluasi kenapa ada penolakan. Gak usah nyalain yang lain-lain,” katanya.

Dirinya mengatakan, kalau publik ternyata menolak tawaran pemerintah, maka pertama kali pemerintah harus lakukan upaya untuk meyakinkan publik. Ia melanjutkan, kalau pemerintah tidak mampu meyakinkan publik, maka ada baiknya tawaran tersebut ditarik kembali dan bukan malah menyalahkan pihak lain.

"Kalau kemarin kan Perppu Pilkada pada jaman SBY itu kan perbaikan. Apa kaitannya sama calon tunggal? Ya menyetujui kemarin kan siapa. Nah sekarang ada calon tunggal kok yang disalahin SBY lagi," tandasnya. (mnx)

tag: #pilkada serentak 2015  #KPU  #wacana Calon Tunggal  #perppu pilkada  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...