Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 25 Agu 2015 - 20:43:16 WIB
Bagikan Berita ini :

Bahasa Indonesia Bagi TKA Dihapus, Pemerintah Lecehkan Tenaga Kerja Lokal

52HanafiRais2.jpg
Hanafi Rais (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kebijakan pemerintah menghapus ketentuan Pasal 26 ayat (1) huruf d Permenakertrans 12/2013 tentang Tata Cara Penggunaan Tenaga Kerja Asing yang mewajibkan tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia memiliki kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia dinilai dapat melecehkan tenaga kerja dalam negeri.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Hanafi Rais di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Hanafi memandang, keinginan pemerintah menghapus peraturan tersebut dengan dalih agar para investor asing masuk Indonesia tidak akan berdampak lantaran tidak menyelesaikan permasalahan sesungguhnya.

"Saya kira pemerintah harusnya mengambil kebijakan yang strategis bukan yang pinggiran untuk mengamankan ekonomi kita ke depan ini," ujarnya

Menurut politisi PAN itu, guna menarik investor asing ke Indoneisa pemerintah harus bisa meyakinkan tentang kejelasan kebijakan yang berkaitan dengan dunia usaha, bukan malah menghapus penggunaan bahasa Indonesia bagi TKA.

"Itu bukan persoalan substansialnya. Karena persoalan substansialnya bagaimana investasi asing meminta kejelasan kebijakan dan regulasi," jelasnya.(yn)

tag: #bahasa indonesia  #tka  #tenaga kerja lokal  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...