Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Senin, 31 Agu 2015 - 13:06:44 WIB
Bagikan Berita ini :

KemenPAN-RB: Permintaan Libur Idul Adha Harus Diusulkan ke Tiga Menteri

20idul_adha.jpg
Hari Raya Idul Adha (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pimpinan Pusat Muhammadiyah meminta pemerintah meliburkan pegawai yang merayakan Idul Adha pada 23 September 2015. Sebab, umat Muhammadiyah dan umat beberapa ormas lain akan merayakan Idul Adha berbeda dengan yang ditetapkan pemerintah yaitu 24 September 2015.

Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian PAN dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman mengatakan, kalender libur hari besar 2015 telah ditetapkan pada 2015. Herman menyatakan belum dapat memutuskan apakah permintaan PP Muhammadiyah bisa dipenuhi atau tidak.

"Yang pasti harus diusulkan kepada pemerintah. Nanti pemerintah dalam hal ini Menteri PAN-RB, Menteri Agama dan Menteri Tenaga Kerja, akan memutuskan. Sebab merekalah yang membuat SKB Tiga Menteri," ujar Herman saat dihubungi TeropongSenayan, Senin (31/8/2015).

Ketiga menteri tersebut, lanjut Herman, adalah pejabat yang menetapkan kalender libur. Jika ketiga menteri tersebut menerima permintaan Muhammadiyah, maka 23 September 2015 akan dijadikan sebagai hari libur.

"Jadi sangat tergantung pada tiga menteri tersebut," pungkas Herman. (mnx)

tag: #Idul Adha 2015  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...