Jakarta
Oleh Emka Abdullah pada hari Jumat, 25 Sep 2015 - 23:59:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Pelaksanaan Kurban Semarak, Instruksi Ahok Tak Digubris Warga Jakarta

75sapi.jpg
Hewan Kurban (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pelaksanaan pemotongan hewan kurban tampak semarak di kampung-kampung, lingkungan masjid, mushola, perkantoran dan sekolah di Jakarta. Ketua umum Forum Pemuda Betawi (FPB) Rachmat HS menilai pelaksanaan ibadah kurban telah berjalan dengan baik. Umat Islam juga tampak bahu-membahu terlibat dalam pelaksanaan kurban.

"Pelaksanaan kurban yang semarak di mana-mana menunjukkan bahwa peraturan dan omongan Ahok tak lagi didengar masyarakat," ujar Rachmat saat berbincang dengan TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (25/9/2015).

Rachmat menambahkan, pemotongan hewan kurban di kampung kampung telah menjadi tradisi turun-temurun dan membudaya, lebih-lebih bagi masyarakat Betawi. Pemotongan hewan dilakukan secara bersama-sama dan gotong royong. Darah dari hewan yang disembelih, lanjut Rachmat, mengalir langsung dibersihkan kembali sehingga tidak ada penyakit.

”Usai pemotongan hewan langsung dibersihkan sehingga tidak ada penyakit seperti yang disebutkan Ahok," ucap Rachmat.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) melarang penyembelihan hewan kurban di luar RPH. Larangan tersebut tertuang dalam Instruksi Gubernur (Ingub) No. 168 Tahun 2015 yang sempat mengundang kontroversi.

Rachmmat menilai Ingub tersebut memang tidak senapas dengan budaya umat Islam, khususnya orang Jakarta. Jadi sia-sia saja.

"Makanya bikin aturan jangan asal goblek, emang enak dicuekin tuh Ingub," pungkas Rachmat. (mnx)

tag: #idul Adha 2015  #kurban di jakarta semarak  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...