Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Selasa, 08 Sep 2015 - 16:46:38 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Mafia Listrik, JK: Rizal Salah Baca Kali

4Jusuf-kalla-indra.jpg
Jusuf Kalla (Sumber foto : Indra Kusuma/ TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meluruskan dugaan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Sumber Daya, Rizal Ramli yang menyebutkan bahwa dalam sistem token listrik, masyarakat dirugikan dengan adanya pemotongan nilai pulsa. Pemotongan tersebut dicurigai adanya permainan mafia listrik di lingkungan PLN.

Menurut JK, Menko Rizal telah keliru menyampaikan keterangan terkait nilai dari pulsa listrik tersebut. Mungkin yang yang dimaksud Rizal bukan Rp 73 ribu melainkan 73 kwh (kilo watt per hour). Jika dikonversi ke rupiah sekitar Rp 94 ribu dengan hitungan beban listrik rumah tangga 1.300 watt.

"Salah baca kali (Rizal Ramli)," ujar JK di kantor Wapres Jalan Medan Merdeka, Jakarta, Selasa (8/9/2015).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli mengendus permainan mafia di bisnis listrik isi ulang atau prabayar yang dijalankan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pasalnya, nilai manfaat riil yang diterima masyarakat dari nominal pulsa listrik yang dibelinya hanya sekitar 70 persen. Kata Rizal, masyarakat membeli pulsa Rp 100 ribu ternyata listriknya hanya Rp 73 ribu, dan mafia itu untungnya sangat besar.(yn)

tag: #mafia listrik  #rizal ramli  #jk  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...