Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Selasa, 15 Sep 2015 - 11:59:03 WIB
Bagikan Berita ini :

Banggar DPR RI Berselisih Pendapat Soal Kenaikan Tunjangan Anggota Dewan

9anggota_DPR_RI.jpg
Anggota DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Badan Anggaran (Banggar) DPR RI berselisih soal apakah draft anggaran untuk kenaikan tunjangan kinerja para anggota dewan diusulkan oleh lembaga tersebut atau tidak.

Anggota Badan Anggaran (Banggar) Miryam S Haryani membantah bahwa pihaknya yang mengajukan draft tunjangan yang mencapai Rp 1,1 T tersebut.

"Beberapa hari terakhir saya banyak mendapat pertanyaan seputar itu, sehubungan dengan hal tersebut saya tegaskan bahwa saya sudah konfirmasi kepada sekretariat BURT (Badan Urusan Rumah Tangga) bahwasanya tidak ada nomenklatur baru dalam pembahasan tunjangan kinerja yg diperoleh anggota DPR," ujar politisi Partai Hanura tersebut di DPR, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Sementara, Wakil Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Johnny G Plate yang juga anggota Banggar DPR RI membenarkan jika draft tunjangan tersebut sedang dipelajari oleh panitia kerja di Banggar.

"Usulan kenaikan tunjangan itu sedang dipelajari di panitia kerja di Banggar," ungkapnya. (mnx)

tag: #kenaikan tunjangan anggota dewan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...