Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Selasa, 22 Sep 2015 - 17:45:10 WIB
Bagikan Berita ini :

Kran Impor Beras Minta Dibuka, Pemerintah Dinilai Tak Konsisten

43impor-beras.jpg
Aktivitas pengangkutan beras di pelabuhan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi IV dari Fraksi PKB Cucun Ahmad Syamsurizal mempertanyakan sikap pemerintah yang berencana membuka kran impor beras saat ini.

Menurut Cucun, rencana tersebut tidak sejalan dengan apa yang selalu digembar-gemborkan pemerintah selama ini terkait ketersedian stok beras yang katanya masih aman.

"Pemerintah harus konsisten dengan statementnya bahwa produksi beras surplus kok malah import," kata dia saat dihubungi TeropongSenayan, Selasa (22/09/2015).

Sementara itu, Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR kubu Romahurmuzi (Romi), Syaifullah Tamliha menduga ada kepentingan Jusuf Kalla terkait keinginannya membuka kran impor beras. Pasalnya, JK dinilai sebagai orang yang banyak usahanya.

"Mungkin saja ini kepentingan pribadinya JK, kita ketahui JK banyak usahanya di mana-mana," ungkap Syaifullah.

Wakil Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di DPR kubu Romahurmuzi (Romi), Syaifullah Tamliha menduga ada kepentingan Jusuf Kalla terkait keinginannya membuka kran impor beras. Pasalnya, JK dinilai sebagai orang yang banyak usahanya.

"Mungkin saja ini kepentingan pribadinya JK, kita ketahui JK banyak usahanya di mana-mana," ungkap Syaifullah kepada TeropongSenayan, Selasa (22/9/2015).(yn)

tag: #impor beras  #jk  #jusuf kalla  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...