Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Senin, 12 Okt 2015 - 16:26:12 WIB
Bagikan Berita ini :
Revisi UU KPK

"Tinggal Presiden Jokowi Mau Mundur atau Tidak"

56unnamed.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi III DPR Benny K Harman mengutarakan bahwa revisi UU KPK merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah dengan dewan.

"Revisi UU KPK itu sudah masuk dalam Prolegnas 2015. Prolegnas itu adalah konsensus kesepakatan antara pemerintah dan DPR. Tidak boleh ada yang saling menuding di sini. Sebab itu sudah menjadi kesepakatan," ujar Benny di gedung DPRRI, Jakarta, Senin (12/10/2015).

Selanjutnya, kata Benny, DPR tinggal menunggu sikap pemerintah terhadap draf revisi UU KPK yang dirumuskan DPR. Namun Presiden Jokowi diyakini akan menolak jika draf itu justru mengindikasikan pelemahan KPK.

"Sudah kesepakatan. Tinggal presiden mau mundur atau tidak, tergantung isinya. Saya yakin Presiden Jokowi akan menolak itu," cetusnya.

Politisi Partai Demokrat itu menegaskan, Fraksinya akan tetap menolak jika dalam draf revisi UU KPK mencantumkan pasal yang mengindikasikan pelemahan bagi KPK.

"Kalau memperlemah KPK jelas demokrat menolak," tandasnya.(yn)

tag: #draf uu kpk  #uu kpk  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...