Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Kamis, 22 Okt 2015 - 13:24:44 WIB
Bagikan Berita ini :

PDIP: Hari Santri Lahir dari Semangat Mengusir Kolonialisme

51hari-santri.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI-Perjuangan, Masinton Pasaribu mengatakan bahwa Hari Santri Nasional lahir dari perjuangan nasionalisme dan kebangsaan.

Menurutnya,para santri berkontribusi besar dalam membela tanah air dari cengkraman kolonialisme dan imprealisme. Oleh karenanya penetapan hari santri nasional 22 Oktober oleh Presiden Joko Widodo sangat tepat.

"Kita mengucapkan selamat hari santri dan tetap memperkokoh sendi-sendi kebangsaan kita dengan tindakan yang nasionalisme," kata Masinton di gedung Nusantara II DPR, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Selain itu, Masinton juga mengapresiasi rangkaian acara perayaan hari santri nasional dengan pameran lukisan para kiai dan santri yang digelar di Tugu Proklamasi pada hari ini.

"Saya kira ini karya yang luar biasa karena lahir dari cita rasa seni dan religi. Saya melihat ini sebual awal yang baik untuk kemajuan bangsa," jelasnya. (iy)

tag: #Hari Santri Nasional  #Jokowi  #kolonialisme  #pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...