Berita
Oleh Ilyas pada hari Sabtu, 24 Okt 2015 - 12:03:42 WIB
Bagikan Berita ini :

Lebih Seminggu Didemo Secara Besar-besaran, Kenaikan SPP 2016 Gagal Dinaikkan

38Untitled.jpg
Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menggelar aksi di Pretoria. (Sumber foto : BBC)

Keputusan diambil pada Jumat (23/10) setelah digelar perundingan dengan para pemimpin mahasiswa dan perguruan tinggi.

Kubu mahasiswa menolak plafon kenaikan uang kuliah 6% yang ditetapkan pemerintah, lebih rendah dibanding kenaikan 10-12% yang diusulkan manajemen perguruan tinggi. Pengelola perguruan tinggi menyatakan kenaikan ini penting dilakukan untuk meningkatkan standar pendidikan, sedangkan subdisi pemerintah mengalami pemotongan.

"Kami sepakat tidak akan kenaikan uang kuliah tahun 2016," tegas Jacob Zuma.

"Dalam jangka panjang, ada serangkaian masalah yang kami bahas dalam pertemuan dan perlu ditindaklanjuti - termasuk pendidikan gratis, otonomi kelembagaan dan rasisme."

Sebelum dicapai kesepakatan, berbagai unjuk rasa digelar di seluruh negeri. Sejumlah perguruan tinggi bergengsi bahkan terpaksa ditutup karena protes ini.

Di ibu kota Pretoria, polisi menggunakan meriam air dan granat kejut untuk membubarkan mahasiswa yang hendak menerobos garis polisi di sekitar kantor presiden.

Gelombang protes ini tercatat sebagai unjuk rasa mahasiswa terbesar yang melanda negara itu sejak apartheid berakhir pada 1994. (iy/bbc)

tag: #afrika selatan  #spp  #demo mahasiswa  #prsiden afrika selatan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Ketua Umum PB Mathla'ul Anwar Jazuli Juwaini Dukung Penuh Langkah Tegas Presiden Prabowo, Kedaulatan NKRI Tak Boleh Digadaikan

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 07 Nov 2026
JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar, Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM menyatakan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mengambil langkah tegas untuk menjaga ...
Berita

Ketua Dewan Etik PERKI Sampaikan Hak Jawab atas Pemberitaan Kasus dr. Dasaad

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Dewan Etik Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Muhammad Munawar, membantah tudingan rekayasa pengaduan terhadap enam pasien serta ...