Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Rabu, 28 Okt 2015 - 17:27:40 WIB
Bagikan Berita ini :

Ledakan di Mal Alam Sutera Ternyata Bom!

3520150826antarafoto-penggeledahanpabrikimportirgaram-260815-um-2_1446027683258.jpg
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti (Sumber foto : antaranews)

TANGERANG (TEROPONGSENAYAN)--Ledakan di toilet kantin karyawan Mal Alam Sutera Serpong ternyata berasal dari bom! Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti bom yang meledak siang itu berjenis low explosive atau berdaya ledak rendah.

"Jenisnya daya ledak rendah dan kini masih dilakukan penyelidikan oleh tim Puslabfor," kata Krishna Murti di lokasi kejadian, Rabu (28/10/2015).

Ia mengatakan, tim gabungan terdiri dari Puslabfor, Jibom, dan Gegana masih mengumpulkan seluruh barang bukti dari lokasi ledakan untuk diselidiki.

"Percayakan kepada kami, dalam waktu segera mungkin akan terungkap kasus ini. Petugas masih melakukan penyelidikan," ujar Krishna.

Ledakan itu terjadi pukul 12.05 WIB saat karyawan sedang istirahat makan siang. Kejadian itu membuat pengunjung dan karyawan berhamburan menjauh dari lokasi ledakan.

Menurut beberapa saksi, saat karyawan mal makan siang tiba-tiba terdengar ledakan yang berasal dari toilet di kantin timur lantai LG Mal Alam Sutera. Bom berdaya ledak rendah ini membuat seorang korban mengalami luka bakar.(ris/ant)

tag: #bom  #serpong  #alam sutera  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...