Berita
Oleh Mandra Pradipta pada hari Sabtu, 31 Okt 2015 - 14:30:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Tak Transparan, PKS Ikut Tolak Pembangunan Gedung Baru DPR RI

73medium_25untitled.JPG
Gedung DPR (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera menegaskan bahwa pihaknya menolak pembangunan gedung baru DPR Rp 740 miliar.

Sebab, sesuai instruksi Presiden PKS Sohibul Iman dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufrie, kebijakan yang tidak transparan pembahasannya banyak peluang kepentingan yang masuk.

"Untuk pembangunan gedung di Senayan secara faktual butuh pembangunan. Tapi apapun yang tidak transparan akan banyak peluang kepentingan yang masuk," kata Mardani saat jumpa pers di Restoran Andakar, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/2015).

Untuk itu, sesuai amanah Munas PKS yang bertema berkhidmat untuk rakyat maka baiknya pembangunan gedung baru DPR bisa dikaji lebih mendalam. Ini mengingat situasi ekonomi Indonesia yang tidak stabil.

"Tidak berhati nurani jika DPR ngotot bangun gedung sendiri," ujarnya.

Oleh karenanya, ia mendesak agar pemerintah juga berani menolak pembangunan gedung baru DPR.

"Pemerintah juga harus berani menolak jika ada anggaran yang tidak terukur dan tak jelas peruntukannya," tutupnya. (iy)

tag: #gedung-dpr  #pks  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Lestari Moerdijat: Dorong Peningkatan Kemampuan Dosen

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dorong pengembangan kemampuan dosen untuk mewujudkan transformasi pendidikan tinggi yang tidak hanya berorientasi akademik, tetapi juga membentuk karakter, dan memperkuat ...
Berita

Layani Nasabah pada Libur Lebaran, Bank DKI Terapkan Operasional Terbatas

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sebagai bentuk layanan Bank DKI terhadap kebutuhan masyarakat dalam melakukan transaksi perbankan, Bank DKI menerapkan operasional layanan terbatas pada momen cuti bersama ...