Berita
Oleh Diyah Kusumawardhani pada hari Minggu, 29 Nov 2015 - 14:49:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Wapres: Pembahasan Helikopter Setelah Presiden Pulang dari Perancis

55wapres-jk.jpg
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Rencana pembelian helikopter VVIP untuk kepresidenan hingga saat ini masih belum dipastikan sampai ada keputusan dari Presiden. Sementara pembahasan kepastiannya baru akan dilakukan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali ke Tanah Air dari kunjungannya ke Paris, Perancis.

"Nanti kami bahas. Setelah (Presiden) pulang dibahas," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Minggu (29/11/2015).

Di tempat yang sama, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut Binsar Pandjaitan juga mengatakan bahwa kepastian pembelian helikopter kepresidenan itu akan dibahas setelah Jokowi tiba di Tanah Air. Termasuk pilihan untuk tetap membeli helikopter AgustaWestland buatan Inggris atau memilih Super Puma Mark II NAS 332 alias EC 225 buatan PT Dirgantara Indonesia.

"Nanti akan dirapatkan setelah Presiden kembali. Kami, saya tidak mau berspekulasi, tapi kami akan lihat helikopter Presiden perlu diganti atau tidak," kata Luhut. (mnx/Tmp)

tag: #helikopter-mewah-jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...