Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Jumat, 18 Des 2015 - 20:55:00 WIB
Bagikan Berita ini :

RJ Lino Tersangka, DPR: Tak Ada Orang Berada Diatas Hukum

68Taufiqulhadi-2.jpg
Taufiqulhadi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Dirut PT Pelindo II RJ Lino sebagai tersangka dalam kasus tindak pidana korupsi dalam pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010.

Anggota Pansus PT Pelindo II DPR RI Taufiqulhadi mengatakan, dengan ditetapkan RJ Lino sebagai tersangka, terbukti warga negara berlaku sama di hadapan hukum Indonesia.

"Kami DPR, melihat upaya penegakan hukum, bahwa tidak ada di Indonesia sesorang berada diatas hukum," ujar Taufiqulhadi saat dihubungi, Jumat (18/12/2015).

Seperti diketahui, saat mantan Bareskrim Polri Komjen Pol Budi Waseso mengusus kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II, RJ Lino menelepon sejumlah menteri bahwa tindakan kepolisian menganggu perekonomian. Tak hanya itu Budi Waseso juga tiba-tiba dipindahkan ke Kepala Badan Narkoba Nasional (BNN).

Saat ini, RJ Lino telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK dengan melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999, sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 KUHP. (mnx)

tag: #dpr  #kpk  #pansus-pelindo-ii  #pelindo-ii  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR RI Tegaskan PP TUNAS sebagai Langkah Strategis Mewujudkan Ruang Digital Anak yang Aman dan Sehat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 23 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia bekerja sama dengan Komisi I DPR RI kembali menggelar ...
Berita

Nurul Arifin: Penguatan Ideologi Pancasila Menjadi Kunci Menjaga Persatuan Bangsa di Era Digital

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi ...