Berita
Oleh Sahlan pada hari Senin, 27 Okt 2014 - 18:47:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Tim Ekonomi Jokowi-JK Tersandera APBN

52TEROPONGBERITA-Latar.jpg
Ilustrasi Teropong Senayan (Sumber foto : IlustrasiNaufal-TeropongSenayan)

JAKARTA--Gerak Tim Ekonomi Kabinet Kerja Jokowi-JK dinilai amat terbatas. Postur APBN yang sudah di ketok DPR periode sebelumnya dan warisan beban subsidi harga BBM pemerintahan SBY menyandera langkah Tim yang dipimpin Meko Perekonomian Sofyan Djalil.

"Pemerintah baru ini tersandera oleh postur APBN yang ketat untuk segera dapat merealisasikan program-programnya," kata Suroto pengamat ekonomi dari Asosiasi Kader Sosio-Ekonomi Strategis (AKSES) di Jakarta, Senin (27/10/2014).

Suroto menyarankan agar Sofyan Djalil dan Tim Ekonomi tidak lagi berpikir liner. Harus bisa membuat terobosan kebijakan agar terhindar dari jebakan dengan kebijakan fiskal dalam APBN. Menaikan harga BBM hanya akan menjadi sasaran empuk lawan politik.

Pemerintah, menurut Suroto, sebaiknya melakukan efisiensi pos anggaran belanja rutin untuk biaya program. Hal ini bisa dilakukan dengan dobrakan paket kebijakan, misalnya mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) mengenai paket reformasi korporasi.

"Misalnya merestrukturisasi BUMN berkinerja buruk dan merasionalisasi gaji direksi dan komisaris BUMN agar proporsional dengan gaji karyawan. "Juga kaji tindak cepat renegosiasi kontrak terhadap berbagai investasi asing. Sisakan kerja sama yang saling menguntungkan saja," kata Suroto.(ris)

tag: #Tim Ekonomi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...