Bisnis
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Minggu, 09 Nov 2014 - 11:37:05 WIB
Bagikan Berita ini :
Blusukan dan Kurangi Rapat di Hotel

Jokowi Targetkan Hemat Anggaran Rp 43 T

11jokowi_jk.jpg
Pengumuman struktur Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Jokowi (Sumber foto : Eko S Hilman)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pemerintah punya target baru, yaitu penghematan anggaran hingga Rp 43 triliun. Penghematan itu antara lain berasal dari pengurangan SPJ dan akomodasi hotel. Dengan rapat-rapat tidak di hotel, penghematan diyakini bisa menembus angka itu.

Program penghematan pemerintahan Jokowi itu diungkapkan fungsionaris PDIP Eva Kusuma Sundari dalam sebuah forum diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, akhir pekan ini. "Baru dua minggu berada di kursi Presiden Presiden Jokowi sudah bisa menghemat aggaran negara hingga Rp1 triliun," kata Eva, salah seorang penggerak Relawan Jokowi.

Menurut Eva, penghematan hingga Rp 1 triliun itu merupakan sebagian kecil dari pemerintah Jokowi-JK. "Ini sebagian dari hasil blusukan Presiden, sehingga selain memangkas anggaran juga birokrasi pemerintahan yang memakan biaya mahal," ujar mantan anggota Komisi III DPR ini.

Eva pun mengungkapkan, terget anggaran bisa hemat hingga Rp 43 triliun. "Dengan blusukan tidak perlu rapat di hotel yang butuh biaya seperti SPJ, hotel dan lainnya, hanya untuk memetakan dan memecahkan masalah," kata politisi yang periode ini tidak lolos sebagai anggota legislatif dan didaulat sebagai juru bicara PDI Perjuangan itu. (ss)

tag: #Blusukan Bisa Hemat Anggaran Negara  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...