Bisnis
Oleh Agus Eko Cahyono pada hari Sabtu, 27 Des 2014 - 21:15:53 WIB
Bagikan Berita ini :
Hingga November 2014, Baru Capai Rp141 Triliun

Payah, Penerimaan Bea Cukai Tak Capai Target

66Gedung Ditjen Pajak.jpg
Gedung Ditjen Pajak di Jalan Gatot Subroto, Jaksel. (Sumber foto : Eko S Hilman/TeropongSenayan)
Teropong Juga:

Cuma Mampu Rp141 Triliun (Upperdeck)

Payah, Penerimaan Bea Cukai Tak Capai Target

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Hingga November 2014 realisasi penerimaan dari bea dan cukai baru mencapai Rp 141,5 triliun. Masih jauh dari target yang ditetapkan pemerintah dan DPR pada APBN-P 2014 sebesar Rp 173,7 triliun.

Diakui Dirjen Bea Cukai Kementerian Keuangan Agung Kuswandono, secara keseluruhan penerimaan dari sektor ini memang tidak memenuhi target. Tapi untuk penerimaan cukai bisa melebihi target. "Hingga akhir tahun target penerimaan diperkirakan hanya Rp 161,3 triliun atau 92,8% dari target pada APBN-P 2014,” kata Agung Kuswandono seperti dikutip dari situs setkab.go.id, Sabtu (27/12/2014)

Diakui Agung, dengan perkiraan pendapatan yang hanya mencapai 92,8% pada akhir 2014 tersebut, maka untuk pertama kalinya sejak tujuh tahun terakhir, penerimaan dari sektor bea dan cukai tidak akan memenuhi target.

Menurut Agung, penerimaan kepabeanan yang rendah, selain dipengaruhi bea keluar yang diperkirakan hanya mencapai Rp 11,2 triliun atau 54,4% dari target Rp 20,6 triliun, juga disebabkan pencapaian bea masuk yang hanya mencapai Rp32 triliun atau 89,7% dari target Rp 35,7 triliun.

Namun, untuk penerimaan cukai sepanjang 2014 diprediksi masih bisa melampaui target Rp118,1 triliun atau 100,6% dari yang telah ditetapkan sebesar Rp 117,5 triliun. (b)

tag: #target pajak 2014  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...