Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Sabtu, 19 Nov 2016 - 07:45:14 WIB
Bagikan Berita ini :

BRI Berharap Tarik Uang Secara Massal Tak Terjadi

58bank-bri.jpg
Kantor PT Bank BRI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Isu penarikan uang secara massal (rush money) pada 25 November 2016 ternyata membuat semua pihak khawatir. Salah satunya Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) Haru Koesmahargyo.

Haru berharap informasi yang beredar di media sosial soal rush money tidak benar. BRI pun meminta masyarakat tidak terpengaruh oleh isu itu.

"Mudah-mudahan ajakan itu tidak benar," kata Haru di Jakarta, Jumat (18/11/2016).

Ia menuturkan, kondisi industri perbankan saat ini cukup baik, di mana pada BRI sendiri kondisi likuiditas atau dana tersedia pun terjaga.

Dia juga memastikan sekalipun penarikan dana tunai secara masif itu terjadi, BRI telah memiliki kecukupan cadangan likuiditas sehingga dampak dari aksi itu tidak akan mengganggu BRI.

"Sebagai bank, kita sudah memiliki sistem, jika sewaktu-waktu ada penarikan dana tunai yang besar. Ada cadangan likuiditas baik di bank, uang tunai, maupun cadangan di Bank Indonesia," kata dia.

Sepanjang tahun ini hingga akhir September 2016, dana masyarakat, dalam Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI sebesar Rp665,5 triliun. Sementara, kondisi likuiditas BRI terlihat dari rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (Loan to Deposit Ratio/LDR) yang terjaga pada 90,7 persen.(yn)

tag: #aksi-25-november  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...