Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 28 Jan 2015 - 19:32:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Menteri Sudirman Janji Lifting Minyak Sebesar 849.000 Barel/Hari

60Sudirman.jpg
Menteri ESDM Sudirman Said (Sumber foto : Indra Kusuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Janji lagi, pemerintah mematok lifting minyak mentah sebesar 849.000 barel per hari (bph) pada APBN-P 2015. Janji atau target inilah yang diungkapkan Menteri ESDM Sudirman Said dihadapan Komisi VII DPR.

"Kita menarget lifting minyak kita sekitar 849.000 barel per hari," cetus Sudirman saat memaparkan target makro ekonomi tahun 2015 pada Komisi VII DPR RI, Rabu (28/1/2015) di komplek gedung parlemen, Senayan, Jakarta.

Lifting sebesar 849.000 bph lebih besar dibanding dalam APBN 2014 sebesar 800.818 bph. Padahal, target tahun 2014 itu saja tidak bisa dicapai. Sebagaimana disampaikan oleh pemerintah tahun 2014 realisasi produksi minyak hanya sebesar 95 persen.

Selain mengungkapkan angka lifting minyak, pada kesempatan tersebut Menteri Sudirman memaparkan lifting gas bumi dalam RAPBN-P 2015 sebesar 1.177 barel oil equivalent per day (oepd). Angka ini juga lebih besar dibanding tahun 2014 sebesar 1.224 boepd).

Sedangkan, untuk subsidi listrik, Menteri Sudirman mengakui adanya penurunan. Jika pada tahun 2014 sebesar Rp81,97 – Rp91,10 triliun, maka dalam RAPB-P 2015 pemerintah memasang sebesar Rp 85,75- Rp 80,02 triliun.(ris)

tag: #Sudirman  #lifting minyak  #gas  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...