Berita
Oleh Bara Ilayasa pada hari Sabtu, 07 Feb 2015 - 21:31:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Effendi Gazali Ingatkan Kisruh Polri-KPK Bisa Picu Kekacauan

10KPK-Polri-bara.jpg
-Gedung KPK dan Mabes Polri (Sumber foto : Bara Ilyasa/TeropongSenayan)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kisruh Polri dengan KPK bisa merembet luas ke bidang lain jika Presiden Jokowi tak segera mengambil keputusan yang bisa menghentikannya. Bahkan bukan tidak mungkin memicu kekacauan.

Itu peringatan Effendi Gazali, pakar komunikasi politik saat tampil menjadi pembicara dalam diskusi bertajuk 'Publik dan Politik', Sabtu (7/2/2015) di Jakarta. Effendi mendesak Presiden Jokowi agar tidak meremehkan kisruh yang sudah berlangsung hampir sebulan ini.

"Presiden harus segera mengambil keputusan guna meredam situasi saat ini yang bisa menyebar ke ranah lain. Selain itu juga untuk memberikan kepastian terkait pimpinan kepolisian," ujar Efendi Gazali.

Bagi Effendi kekhawatiran itu bukan mengada-ada. Ia mengungkapkan kisruh saat ini berbeda dengan kasus Cicak vs Buaya beberapa tahun lalu. Pasalnya, kali ini diikuti kejadian pimpinan KPK satu per satu dijadikan tersangka oleh kepolisian.

"Hal ini (pimpinan KPK dijadikan tersangka oleh polisi-red) yang akan mampu merembet pada masalah lain terutama eksistensi KPK. Maka wajar jika keputusan Presiden Jokowi harus segera dikeluarkan agar kisruh ini tidak berlarut," pungkasnya.(ris)

tag: #KPK vs Polri kisruh  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...