Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 17 Feb 2015 - 10:57:54 WIB
Bagikan Berita ini :

Desmond : Mulut Jokowi Bisa Dipercaya?

29desmon3 (ik).jpg
Desmond J Mahesa, Wakil Ketua Komisi III DPR RI (Sumber foto : Indra Kesuma/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Desmond Mahesa mulai geram terhadap Presiden Jokowi karena dinilai makin sulit dipercaya omongannya. Sebab, sudah jelas praperadilan Komjen BG diterima namun tak juga segera melantiknya.

"Kalau mulut Jokowi bisa di percaya, seperti yang dia bilang menunggu praperadilan, ya dia tidak ada pilihan selain melantik BG sebagai Kapolri," ujar Desmond di komplek parlemen Senayan, Jakarta, kemarin. Desmond memang menagih janji Jokowi.

Wakil Ketua Komisi III DPR ini mengingatkan Presiden Jokowi sudah berulangkali mengatakan akan mengambil keputusan begitu praperadilan Komjen BG selesai. Namun faktanya Jokowi tak segera menepati janjinya itu.

"Kalau tidak melantik kita tidak percaya lagi dengan omongan seorang presiden," ujar Desmond dengan nada tegas. Pemimpin apalagi presiden harus memberikan contoh kepada rakyatnya. Jika terus berbohong maka akan hilang kepercayaan rakyat.(ris)

tag: #desmond  #komisi III  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...