Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Kamis, 09 Nov 2017 - 13:15:55 WIB
Bagikan Berita ini :

Politisi PDIP Sebut Aksi Jual Tol Sebagai Terobosan

22eva.jpg
Anggota Komisi XI DPR Eva Kusuma Sundari (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi XI DPR Eva Kusuma Sundari mengatakan, rencana penjualan sejumlah ruas tol oleh pemerintah adalah sebuah terobosan baru untuk mengejar target pembangunan infrastruktur Presiden Jokowi.

"Ini terobosan, mengejar target penyediaan infrastruktur yang terlihat ambisius," kata Politikus PDIP itu melalui pesan singkat kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/11/2017).

Menurutnya, penjualan sejumlah ruas tol ke pihak swasta adalah salah satu cara untuk mendapatkan pembangunan infrastruktur yang baru.

"BUMN digenjot untuk membangun sehingga proses pembangunan bisa dipercepat kualitas dijaga, standard BUMN. Tinggal pengelolaan diserahkan swasta, dengan menjual sehingga ada modal untuk membangun yang baru. Ngejar target," tutup dia.

Seperti diketahui, Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno saat peresmian tol Bekasi-Cawang-Kampumg Melayu (Becakayu) mengatakan ketika tol tersebut rampung 100% bisa segera dijual.

PT Waskita Karya (Persero) Tbk pun mengamani rencana tersebut. Melalui Direktur Keuangannya Tunggul Rajagukguk menyampaikan akan menjual seluruh proyek tolnya ketika pembangunannya sudah rampung dikerjakan. (Icl)

tag: #jual-aset-negara  #pdip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Hardjuno Wiwoho: Jangan Pertaruhkan Kedaulatan Negara demi Kepentingan Sesaat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 30 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pengamat Hukum dan Pembangunan, Hardjuno Wiwoho, mengingatkan pemerintah agar tidak mempertaruhkan kedaulatan negara demi kepentingan sesaat, khususnya melalui kebijakan ...
Berita

AO PNM Mekaar Tekadkan Cita-Cita Mulia Sejak Usia Belia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setiap pukul tiga dini hari, ketika sebagian besar anak seusianya masih terlelap, Jeni Adilasari sudah terbiasa terjaga. Di sebuah rumah sederhana di Bojonegoro, sejak ...