Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Jumat, 10 Apr 2015 - 10:36:34 WIB
Bagikan Berita ini :

KPK Cokok Kader PDIP, Pramono Anung Bikin Tagar #Memalukan

43Pramono Anung (mulkan) (3).jpg
Pramono Anung (Sumber foto : Mulkan Salmun/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap salah satu politikus PDI Perjuangan di sela-sela pelaksanaan Kongres PDIP IV di Sanur, Bali, Kamis (9/4/2015) malam.

Kader partai yang ditangkap tersebut diduga anggota Komisi IV DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Selatan II Adriansyah.

Menanggapi hal itu, politikus senior PDIP Pramono Anung pun berang mengetahui kader partai berlambang kepala banteng ditangkap KPK. Bahkan, dia sampai membuat tanda pagar (tagar) di akun twitter miliknya bertuliskan #Memalukan.

"Pemberantasan Korupsi harus didukung penuh dan anggota DPR yang tertangkap tangan harus bertanggung jawab #Memalukan," tulis Pramono, Jumat (10/4/2015).

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VI itu berjanji, partainya akan memberikan sangsi tegas terhadap kader yang tersangkut kasus korupsi.

"Tindakan tegas Partai berupa pemecatan untuk sangsi bagi anggota DPR yang tertangkap tangan sangat tepat #Memalukan."(yn)

tag: #kpk  #kader pdip  #adriansyah  #pramono anung  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...