Bisnis
Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 21 Apr 2015 - 16:37:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggota Komisi VII DPR Tuding Pertalite Akal-akalan Tim Reformasi Migas

35Lucky Hakim.jpg
Anggota Komisi VII DPR RI Lucky Hakim (Sumber foto : teropongsenayan.com)
Teropong Juga:

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Rencana Pemerintah yang ingin menghadirkan BBM pertalite dengan RON 90 dicurigai Anggota Komisi VII Lucky Hakim hanya akal-akalan Tim Reformasi Tata Kelola Minyak dan Gas Bumi yang dipimpin oleh Faisal Basri yang ingin melahirkan mafia migas.

"Sudah sampai mana langkah pemerintah menyelesaikan mafia migas? Jangan-jangan dia (Tim Reformasi Migas) sudah putus asa. Bahkan dia melahirkan mafia migas," kata Lucky di komplek parlemen, Senayan, Selasa (21/4/2015).

Anggota Fraksi PAN ini mengatakan, buat apa dibentuk tim reformasi migas jika tidak bisa menyelesaikan mafia migas, dibentuknya tim repormasi ini kan untuk menyelesaikan mafia migas.

"Saya melihat tim reformasi ini secara kongkret tidak bisa menghadapi mafia migas," ungkapnya.

Lucky juga melihat rencana pemerintah menghadirkan pertalite dan akan menghapus RON 88 untuk membantu SPBU asing yang saat ini banyak beroperasi di Indonesia. Sebab, kalau alasannya untuk mengurangi anggaran dan memberantas mafia migas, Lucky melihatnya tidak tepat.

"Kalau bahan RON 88 masih di impor saya yakin kehadiran pertalite tidak berpengaruh bagi para mafia migas. Mereka masih akan terus bermain," ungkapnya.(al)

tag: #penggantian premium menjadi pertalite  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...