Bisnis
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Jumat, 24 Apr 2015 - 13:05:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahasiswa Minta KAA Jangan Cuma Jadi Ajang Reuni Kepala Negara

47tscom-ist-logokaa-24415.jpg
Logo Peringatan Konferensi Asia-Afrika 2015 (Sumber foto : Ist/teropongsenayan)
Teropong Juga:

‎JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Presidium Badan Eksekutif Mahasiswa Nasional (BEMNAS) Syaefuddin Al Ayubbi mengingatkan bahwa pergelaran agenda konferenai Asia-Afrika (KAA) jangan dijadikan sebagai ajang reuni para kepala negara melainkan harus melahirkan kekuatan politik bagi Indonesia laiknya presiden Soekarno 60 tahun silam.

"Jangan sampai Konferensi Asia-Afrika 2015 ini hanya sebagai ajang reunian para kepala negara serta bersifat romantisme masa lalu tanpa ada hasil yang jelas," ujar Al Ayubbi di Yogyakarta, Kamis, (23/4/2015).

Sejarah lahirnya Konfrensi Asia-Afrika yang dimotori oleh Bung Karno, kata dia mempunyai misi untuk menggalang kekuatan politik di negara Asia-Afrika untuk membuat blok baru sebagai upaya untuk melawan Neo Imperialisme-Neo Kolonialisme yang dilakukan oleh Blok Barat dan Blok Timur.

"KAA kan diselenggarakan di Jakarta dan Bandung, sebagai tuan rumah Indonesia mengusung tiga misi utama yakni spirit Dasa Sila Bandung, solidaritas Asia-Afrika, dan dukungan kemerdekaan Palestina, jadi pemerintah harus benar-benar mampu mengawal ketiga isu tersebut sampai gol, bukan sekadar ajang-ajangan belaka," ungkap pria yang akrab disapa Ucok tersebut.

Ucok Al Ayubbi menambahkan, pemerintahan Jokowi-JK harus berpikir secara jernih dalam mengambil sikap politik dalam pertemuan tingkat tinggi tersebut dan tidak bertentangan dengan spirit Dasa Sila Bandung 18-25 April tahun 1955.

Ucok juga meminta pemerintah supaya hasil dari kesepakatan dari KAA disampaikan kepada publik negeri agar masyarakat tahu apa yang didapatkan Indonesia dari ajang yang diselenggarakan selama lima hari itu.

"Kami dari BEM Nasional menuntut pemerintah agar menyampaikan kepada publik hasil kesepakatan yang sudah dicapai dari konferensi tersebut," tandasnya.(al)

tag: #Konferensi Asia-Afrika  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...