Bisnis
Oleh Bara Ilyasa pada hari Sabtu, 09 Mei 2015 - 18:05:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Kabinet Tak Dirombak, Ketua Apindo Ingatkan Ekonomi Makin Terpuruk

93Edit_UNI_80051-770x512 (1).jpg
Presiden Jokowi Bersama Tim Ekonomi Kabinet Kerja di Halaman Istana (Sumber foto : setkab.go.id)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Haryadi Sukamdani mengingatkan ekonomi makin terpuruk. Itu jika Presiden tak segera membenahi atau merombak tim ekonomi kabinet.

"Kami punya pandangan kalau makin lama dipertahankan (menteri-red) bukan ahlinya tunggu saja kehancuran," ujar Haryadi Sukamdani, Ketua Apindo dalam diskusi dengan tema 'Menanti Sabda Reshuffle', Jakarta, Sabtu (9/10/2015).

Hariyadi menilai banyak menteri dalam kabinet pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang tidak sesuai dengan keahlian sehingga dalam enam bulan ini pertumbuhan ekonomi terhambat. Hal itu terlihat dari kebijakan yang dihasilkan.

Untuk itu, Sukamdani minta agar Presiden Jokowi independen tidak terbelenggu kepentingan politik dalam mengganti menteri yang tidak sesuai dengan bidangnya. Sebab, mengangkat dan memberhentikan menteri hak prerogratif presiden.

Ia mencontohkan saat Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Presiden yang terbelenggu politik sehingga tidak maksimal dalam menjalankan program-programnya. "Saya berharap Jokowi punya independensi punya kewenangan prerogratif untuk menentukan orang yang terbaik," ungkapnya.(ris)

tag: #Jokowi  #apindo  #haryadi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...