Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Sabtu, 09 Mei 2015 - 21:21:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Dear Pak Jokowi, Beranikah Ganti Puan Maharani?

69puan maharani (mulkan).jpg
Puan Maharani (Sumber foto : Mulkan Salmun/Teropong Senayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pakar komunikasi politik Tjipta Lesmana menilai Puan Maharani layak diganti. Pasalnya, Menteri Kordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan ini sama sekali tak bisa bekerja apalagi berprestasi.

"Bahkan (Puan-red) hampir tak pernah muncul di depan publik," ujar Tjipta kepada TeropongSenayan di Jakarta, Sabtu (9/5/2015). Namun Tjipta tak yakin Presiden Jokowi berani mencopot Puan Maharani.

Menurut guru besar Universitas Pelita Harapan (UPH) ini, waktu lima bulan sudah cukup untuk dipakai melakukan evaluasi bagi pemerintahan Jokowi. "Kalau tak ada reshuffle, negara makin hancur," tegas Tjipta.

Tjipta melihat kondisi ekonomi selama pemerintahan Jokowi makin memprihatinkan. Namun demikian, Tjipta yakin Presiden Jokowi tidak akan berani memberhentikan Puan dari jabatannya.

"Tak akan berani Jokowi, karena nanti bisa berhadapan dengan ibu Megawati," pungkas Tjipta Lesmana. Dear Pak Jokowi beranikah mengganti Menteri Puan Maharani yang juga anak Megawati?(ris)

tag: #puan  #jokowi  #tjipta lesmana  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

AdMedika dan TelkoMedika Bersinergi Dukung Pemulihan Kesehatan Korban Bencana di Sumatra

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 02 Feb 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra sepanjang November hingga akhir Desember 2025 menimbulkan dampak kemanusiaan yang ...
Berita

Deretan Nama-nama Ini Dikabarkan Bakal Jadi Ketum Ormas MKGR

JAKARTA (TERPONGSENAYAN)- Sejumlah nama dinilai bisa mengisi pos kursi Ketua Umum di ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Ormas MKGR) menggantikan Adies Kadir yang telah ditetapkan sebagai ...