Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Minggu, 07 Apr 2019 - 12:30:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Di GBK, Prabowo Singgung Kasus Hukum Ahmad Dhani dan Dukungan Natalius Pigai

tscom_news_photo_1554615024.jpg
Prabowo saat menjenguk Ahmad Dhani di Lapas Medaeng, Surabaya, Selasa (19/2/2019) lalu. (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Prabowo Subianto menyinggung kasus hukum yang menimpa musisi senior Ahmad Dhani saat menyamoaikan rorasi di Kampanye Akbar Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Capres nomor 02 itu mempertanyakan sikap reaktif penegak hukum kepada Ahmad Dhani hanya karena gara-gara sebuah cuitan di akun twitter pribadinya.

"Saudara kita Ahmad Dhani meringkuk di balik penjara. Hai hakim yang memberi ketidak adilan kepada rakyat, jangan kira kau tidak dicatat," tegas Prabowo di hadapan 1 juta pendukungnya.

"Orang hanya bicara ditangkap. Ulama dan emak-emak dikejar-kejar. Padahal, kita berdemokrasi bebas berbicara," sesal Prabowo.

Prabowo juga mengaku merasakan masalah ketidak adilan yang terjadi di Indonesia. Termasuk upaya menangkap aktivis dan lurah-lurah di penjuru Tanah Air karena perbedaan politik.

Prabowo kemuduan menyinggung adanya pihak-pihak yang menuding koalisinya akan merubah ideologi Pancasila menjadi khilagah.

Ia menegaskan bahwa hal itu sebagai fitnah dan tudinga yang keji dan mengancam kesatuan.

"Ada yang mengakatan bahwa koalisi Prabowo-Sandi akan merubah Pancasila, ingin mendirikan khilafah saya nyatakan itu fitnah yang sangat kejam," tegas mantan Danjen Kopassus itu.

Prabowo menegaskan, bahwa tidak ada opsi mendirikan negara khilafah di Indonesia. Karena, baginya Pancasila sudah final dari sebuah kesepakatan para pendiri bangsa.

"Kita ini diajarkan oleh ulama-ulama kita, Islam di Indonesai adalah Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang menghormati dan menghargai sesama," paparnya.

Prabowo lalu menyinggung dukungan dari seorang berlatar belakang non muslim dari tanah Papua, yang juga adalah aktivis HAM Natalius Pigai.

"Kalau saya dukung khilafah, tidak mungkin ini Pak Natalius Pigai mendukung Prabowo-Sandi, tidak mungkin rakyat Papua mau mendukung kami," tutup Prabowo. (Alf)

tag: #prabowo-subianto  #ahmad-dhani  #pilpres-2019  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...