Berita
Oleh Yunan Nasution pada hari Senin, 11 Mei 2015 - 20:17:50 WIB
Bagikan Berita ini :

Pelanggan Artis AA Ada dari Kalangan DPR

37mucikariRA.jpg
Mucikari RA (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Penangkapan mucikari berinisial RA bersama seorang artis berinisial AA menghebohkan banyak pihak. Tak hanya itu, yang lebih mengejutkan lagi pengakuan germo tersebut terkait pelanggan artis yang jadi 'anak buahnya' terdiri dari berbagai kalangan, termasuk DPR.

"Ada anggota DPR. Maksud saya, dari berbagai kalangan," tandas RA saat dijumpai tabloidnova.com di ruang Kanit I Krimum, Polres Metro Jakarta Selatan, Senin (11/5/2015).

Namun saat ditanya soal identitas para pelanggan yang sempat memberikan penawaran terhadap anak buahnya, RA enggan menyebutkannya lebih detail..

"Saya tidak bisa sebutkan. Dari berbagai macam kalangan lah. Enggak bisa saya sebutkan. Dari mulut ke mulut tahunya," terang RA.

Ketika coba menanyakan apakah ada klien lain yang juga berprofesi sebagai seorang artis, RA tak menampik atau mengiyakan. "Sama saja. Berbagai macam kalangan pokoknya," tandasnya.

Seperti diketahui, Polres Jakarta Selatan menciduk mucikari RA bersama seorang artis berinisial AA di sebuah hotel pada Jumat (8/5/2015) malam di sebuah hotel mewah di Jakarta.(yn)

tag: #mucikari RA  #artis AA  #anggota dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom Akselerasi Program Streamlining, Pastikan Portofolio TelkomGroup Fokus pada Bisnis Inti

Oleh Sahlan Ake
pada hari Senin, 12 Okt 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menegaskan komitmennya untuk mengakselerasi program penyederhanaan (streamlining) entitas anak usaha di lingkungan TelkomGroup. ...
Berita

Doli Kurnia Siap Ungkap Fakta di Balik Polemik Pasal Cawapres 2024

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Ahmad Doli Kurnia, mengaku memiliki dokumen dan rekaman video terkait polemik dugaan penyelundupan Pasal 18 ayat (3) Peraturan Komisi Pemilihan ...