Bisnis
Oleh Ilyas pada hari Jumat, 15 Mei 2015 - 22:48:01 WIB
Bagikan Berita ini :

Mulai November, Jangka Waktu Evaluasi BBM Akan Diputuskan

85premium.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Setelah mengurungkan langkahnya menaikkan harga BBM non-subsidi, Menteri ESDM Sudirman Said akan kembali mengevaluasi November 2015. Hal itu akan dilakukan setelah melihat perkembangan harga minyak sampai Oktober 2015.

"Saya kira Oktober sudah terlihat kecenderungan harga minyak ke depan seperti apa. Jadi, database untuk menyimpulkan ke depan sudah lebih lengkap," kata Sudirman di Jakarta, Jumat (15/5/2015).

Pada November 2015 atau tepat satu tahun pemerintahan Jokowi-JK, pihaknya akan memutuskan periodisasi evaluasi harga BBM apakah dalam tiga, enam, atau berapa bulan sekali. Ini penting, karena jika penetapan harga BBM dilakukan terlalu sering akan merepotkan, mengingat BBM berdampak luas ke masyarakat.

"Kami mesti lihat polanya. Kalau bilang dikaji enam bulan sekali, tahu-tahu ada kenaikan luar biasa, salah juga. Tapi kalau bilang tiga bulan, siapa tahu harganya stabil. Jadi, nanti akan dilihat secara keseluruhan ke depan seperti apa," jelasnya.

Diakui, saat ini Pertamina menanggung selisih negatif harga BBM jenis premium dan solar.

"Kami sudah minta Pertamina untuk menatausahakan besaran selisihnya, sehingga pada waktunya dikompensasi kenaikan harga ke depan," jelas dia. (iy)

tag: #bbm  #harga bbm  #menteri esdm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...