Berita
Oleh Bachtiar pada hari Minggu, 17 Mei 2015 - 15:36:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Dinamika Politik di Balik Kesepakatan Pilkada Langsung

69pilkada.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Konstelasi perpolitikan Tanah Air masih terbelah ke kubu Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat (KIH). Ini sebagai imbas pasca-Pilpres 2014 lalu.

Namun dalam mengahdapi gelaran pilkada serentak yang akan digelar tahun ini, dua koalisi tersebut akhirnya satu suara. Keduanya sepakat menggelar pilkada serentak secara langsung dan dipilih oleh rakyat.

"Besarnya aspirasi publik untuk tetap menggunakan pilkada langsung merupakan pertimbangan utama, Bagaimanapun adanya, aspirasi rakyat selalu menjadi prioritas partai politik, karena pada hakikathya kelahiran parpol merupakan wadah aspirasi masyarakat," kata anggota Komisi III DPR RI dari FPKS Aboe Bakar Al Habsiy kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (17/5/2015).

Namun saat ditanya ide pilkada tidak langsung, Aboe mengatakan bahwa KMP memang pada awalnya menginginkan pilkada tidak langsung karena melihat dinamika pilkada langsung selama ini yang masih berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

"Ide itu sebenarnya berasal dari akumulasi persoalan dari pikada langsung, yaitu tingginya konflik sosial, tingginya biaya politik yang berujung korupsi, dan tingginya biaya penyelenggaraan, Di situlah awal ide untuk melakukan perbaikan pola pergantian kepala daerah, namun ketika publik masih belum bisa menerima ide tersebut, tentu tak bisa dipaksakan," ungkap dia.

Atas dasar itu ia mengakui bahwa sebagian kalangan memang menginginkan Pilkada langsung.

"Pada prinsipnya kita mencari politik jalan tengah, terbaik buat bangsa dan negara. Dua hal yang selalu saya sampaikan ke dapil soal antisipasi konflik pilkada ini," ujar dia.

"Pertama saya minta kepolisian untuk mengantisipasi segala potensi konflik sejak dini, Kedua saya selalu menyampaikan bagaimana seharusnya kita berbangsa dan bernegara secara baik melalui forum sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara," jelasnya. (iy)

tag: #pilkada langsung  #pilkada serentak  #pilkada  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...