Bisnis
Oleh pamudji pada hari Selasa, 30 Jul 2019 - 10:12:18 WIB
Bagikan Berita ini :
Tumpahan Minyak Karawang

SKK Migas: Ini Pelajaran untuk Pertamina

tscom_news_photo_1564456338.jpg
Ilustrasi sumur minyak (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencermati kasus tumpahan minyak Pertamina di perairan Karawang. Kasus ini menjadi pelajaran berharga bagi BUMN energi tersebut.

"Ini jadi pelajaran betul. Banyak hal yang perlu diperbaiki Pertamina. Kami harapkan tidak terjadi lagi ke depan," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto, di Jakarta, Senin (29/7/2019).

Tumpahan minyak bermula dari kemunculan gelembung gas yang di sumur YY, Blok Offshore West Java (ONWJ).

Saat ini, untuk penanggulangan tumpahan minyak di shoreline sudah dipasang oil boom onshore sepanjang 1.430 meter,dan dilanjutkan dengan pembersihan limbah di area mangrove. Secara paralel, tim mulai membuat rencana penanganan dampak masyarakat dan lingkungan tiga bulan ke depan.

Menurut Dwi, jumlah oil boom perlu diperbanyak untuk menahan tumpahan minyak melebar ke pantai.

Dia menambahkan, sebelum sumur YYA-1 tertutup, tumpahan minyak akan terus ada. Dengan begitu, tidak ada yang bisa menjamin besaran dampak tumpahan minyak ini.

Hingga kini, setidaknya sudah ada 10 desa dan tujuh pantai di Kabupaten Bekasi dan Karawang yang terkena dampak kejadian tersebut.(plt)

tag: #pt-pertamina  #skk-migas  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...