Bisnis
Oleh pamudji pada hari Rabu, 31 Jul 2019 - 13:36:31 WIB
Bagikan Berita ini :

Dongkrak Lifting, Ini Tips Jonan kepada Pertamina

tscom_news_photo_1564554991.jpeg
Menteri ESDM, Ignasius Jonan (Sumber foto : ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memberi masukan kepada PT Pertamina (Persero) guna mendongkrak lifting atau proses produksi siap jual migas. BUMN energi itu disarankan memperbaiki sistem pengambilan keputusan lifting.

Perbaikan dilakukan agar Pertamina lebih kompetitif.

"Terutama dibikin mekanisme yang lebih kompetitif lah lawan produsen-produsen asing," kata Jonan di Jakarta, Rabu (31/7/2019).

Jonan mengakui bahwa rata-rata operator lain juga mengalami penurunan lifting migas, seperti yang dialami Pertamina. Namun di sisi lain, operator papan atas seperti Exxon masih mampu melakukan lifting sesuai rencana awal.

"Prosesnya menurut saya harus lebih cepat. Kalau tidak nanti makin lama produksinya bisa tidak memenuhi target," tambahnya.

Pada pekan lalu, SKK Migas menuturkan bahwa realisasi lifting pada semester I-2019 tidak mencapai target dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam APBN, target lifting migas sebesar dua juta barel per hari, sedangkan yang terealisasi hanya 1,8 juta barel per hari.(plt)

tag: #pt-pertamina  #ignasius-jonan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...