Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Kamis, 08 Agu 2019 - 16:28:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Kemenkeu Luncurkan Investasi Syariah ST-005

tscom_news_photo_1565256489.jpg
Investasi syariah (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) meluncurkan investasi Syariah, Sukuk Tabungan Seri ST-005 untuk mendukung pendalaman pasar keuangan domestik.

"Masa penawaran selama dua pekan dari tanggal 8-21 Agustus 2019," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu, Luky Alfirman di Jakarta, Kamis (8/8/2019).

Produk investasi ini berlandaskan prinsip-prinsip Islam yang dapat dipesan secara daring untuk memudahkan akses masyarakat dalam berinvestasi di Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) ritel.

Selain itu juga untuk memperluas basis investor dalam negeri, mendukung terwujudnya keuangan inklusif hingga memenuhi sebagian pembiayaan APBN 2019.

"Target penjualan Rp2 triliun dengan 22 mitra distribusi mulai dari sektor perbankan, fintech, perusahaan sekuritas, dan sekuritas khusus," tegasnya.

Untuk menarik minat, pemerintah menawarkan imbalan yang tergolong besar mencapai 7,40 persen per tahun yang berasal dari tingkat imbalan acuan Bank Indonesia, BI 7 Day Reverse Repo Rate 5,75 persen ditambah spread tetap 1,65 persen.

Selain itu imbalan minimal berlaku tetap hingga jatuh tempo dengan jangka waktu investasi selama dua tahun dengan menawarkan imbalan kepada investornya.

Adapun mengenai besaran minimal pemesanan, lanjut Luki, ada di kisaran Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar.

Selain itu, penerbitan ST-005 kali menyasar kalangan milenial untuk menjamin dalamnya pasar surat utang domestik jangka panjang serta memberi kesempatan berpartisipasi mendukung pembangunan nasional. (ahm)

tag: #keuangan-syariah  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Gelar JMRC, BSMR Ingatkan Industri Jasa Keuangan Nasional Hadapi Ketidakpastian Kompleks

Oleh Robby Akbar
pada hari Senin, 10 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Dinamika lanskap perekonian global dan nasional 2026 ini, sektor jasa keuangan menghadapi ketidakpastian yang kompleks. Mulai eskalasi geopolitik, akselerasi transformasi ...
Bisnis

Hari Buruh dan Ujian Kepemimpinan Nasional: Saatnya Akselerasi Reformasi Ketenagakerjaan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Momentum peringatan Hari Buruh Internasional pada hari ini 1 Mei 2026 mesti dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan atau ruang artikulasi tuntutan rutin pekerja. ...