Bisnis
Oleh Ahmad Syaikh pada hari Minggu, 06 Okt 2019 - 16:46:35 WIB
Bagikan Berita ini :

Menperin Siap Maksimalkan Potensi Ekonomi Digital

tscom_news_photo_1570355195.jpg
Airlangga Hartarto (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menyatakan akan berupaya memaksimalkan potensi penerapan ekonomi digital pada era industri 4.0.

Pasalnya, menurut dia Indonesia memiliki sumber daya yang penting untuk pengembangan ekosistem ekonomi digital, sehingga dukungan dari pemerintah mutlak dibutuhkan.

Apalagi saat ini 60 juta masyarakat Indonesia memiliki smartphone. Dengan resources ini, tidaklah heran kalau dalam waktu cepat Indonesia sudah punya empat unicorn, dan menjadi terbanyak di ASEAN.

“Kami optimistis sampai dengan 2024 akan lahir dua unicorn lagi di Indonesia,” kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (6/10/2019).

Airlangga juga memproyeksikan penerapan ekonomi digital akan mampu mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi sebesar 1-2%.

Tak hanya itu, masih kata Menperin, ekonomi digital juga akan menyerap tenaga kerja lebih sebanyak 10 juta orang, dan meningkatkan kontribusi industri manufaktur sebesar 25% terhadap PDB nasional.

“Indonesia akan membutuhkan 17 juta tenaga kerja yang melek digital, dengan komposisi 30% di industri manufaktur dan 70% di industri penunjang,” lanjut dia.

Dengan begitu, nantinya ekonomi digital akan memberikan tambahan ekonomi sebesar USD150 miliar kepada ekonomi Indonesia.

“Bisnis ini ada di Indonesia tergantung bagaimana kita memanfaatkannya,” pungkasnya. (ahm)

tag: #kementerian-perindustrian  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...