Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Minggu, 24 Mei 2015 - 09:28:48 WIB
Bagikan Berita ini :

Titiek Soeharto Prihatin Maraknya Impor Pangan

57index.jpg
Wakil Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto (Sumber foto : ISTIMEWA)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Maraknya pangan impor membuat Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto prihatin. Menurutnya saat ini Indonesia sudah menjadi negara tujuan ekspor pangan ke Asia Tenggara.

"Indonesia negara yang besar, luas, serta negara agraris yang subur dan apa-apa bisa ditanam, namun ironisnya belakangan ini kita masih impor produk pangan," katanya Minggu (24/5/2015).

Titiek bilang kalau beberapa produk pangan masih diimpor pemerintah karena produksinya belum mencukupi kebutuhan masyarakat Tanah Air.

"Beras dan jagung masih impor, bahkan ketika mau memprodukai tempe, kedelainya harus impor. Ini tidak boleh dibiarkan terus, sehingga pemerintah perlu mewujudkan swasembada pangan," katanya

Titik juga mengatakan, Indonesia yang jumlah penduduknya terbesar keempat dunia membutuhkan makan sehingga bagaimana pemerintah berupaya mencukupi kebutuhan pangan.

Untuk mempercepat program swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah perlu dilakukan langkah-langkah untuk meningkatkan produksi padi, jagung, dan kedelai dari kalangan petani di Tanah Air. (ai)

tag: #beras plastik  #DPR  #Komisi IV  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPD Hanura DIY Resmi Dilantik, Siap Kibarkan "Bendera Singa" ke Seluruh Daerah

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 15 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Dewan Pimpinan Pusat Partai (DPP) Partai Hanura melantik pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Provinsi Dearah Istimewa Yogyakarta (DIY) periode 2026-2031 di ...
Berita

Ferry Juan SH: OTT HGB Bogor Tambah Luka Partai Golkar, Saatnya Koreksi Kepemimpinan dan Kembali ke Khittah

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor kembali mengguncang perhatian ...