Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Minggu, 24 Mei 2015 - 09:39:23 WIB
Bagikan Berita ini :

Komisi Energi Kejar Setoran RUU Migas

70Satya-Widya-Yudha.jpg
Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Satya Widya Yudha (Sumber foto : ISTIMEWA)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Komisi Energi DPR menargetan akan merampungkan rancangan undang-undang (RUU) untuk merevisi UU No. 22 Tahun 2001 tentang Migas akan selesai pada tahun ini.

"Intinya tidak boleh melebihi dua kali masa sidang, jadi tidak akan lama. Kita akan targetkan tahun 2015," kata Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI Satya Widya Yudha di Jakarta, Minggu (24/05/2015).

Menurutnya, RUU Migas sudah masuk program legislasi nasional (Prolegnas). Dan RUU tersebut juga merupakan inisiatif DPR-RI, namun pemerintah juga wajib merumuskan masukan ke dalam RUU tersebut.

"Maka pemerintah harus sinkron dengan kalangan internalnya, kami pun di DPR melaksanakan tanggung jawab. Kami harapkan beberapa bulan ke depan sudah ada persetujuan," ujarnya menjelaskan.

Apabila RUU tersebut telah dibahas di sidang paripurna, selanjutnya ketua DPR-RI akan mengirimkan surat kepada presiden yang meminta agar kementerian terkait melakukan pembicaraan dengan DPR-RI. (ai)

tag: #RUU Migas  #DPR  #Komisi VII  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Patrice Sebut Banyak Kader Partai Lain Ingin Gabung Hanura

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 02 Sep 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua Task Force Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Patrice Rio Capella mengungkapkan, banyak kader partai lain mulai melirik Hanura. Namun, pihaknya belum mau ...
Berita

SEMMI Jakarta Raya Pertanyakan Dasar Putusan Hakim PA Jakpus, Kasus Apa?

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Putusan Pengadilan Agama Jakarta Pusat Nomor 85/Pdt.G/2025/PA.JP menjadi perhatian publik, khususnya terkait objek harta yang disebut berstatus Sertifikat Hak Milik ...