Bisnis
Oleh Aries Kelana pada hari Rabu, 13 Mei 2020 - 20:34:43 WIB
Bagikan Berita ini :

Cina Meminta Perundingan Dagang Dengan AS Dimulai Dari Awal Lagi

tscom_news_photo_1589376883.jpg
Donald trump- Xi Jinping (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Cina nampaknya mulai gerah terhadap ulah Amerika Serikat (AS). Saking gerahnya, semua perundingan perdagangan yang sudah dijalani dimulai lagi dari awal. Itu diungkapkan salah satu tabloid milik pemerintah Cina.

Seperti dilansir situs reuters.com (13/5/2020), seorang pejabat pemerintah yang dekat dengan pejabat yang terlibat dalam perundingan Cina-AS meminta Cina untuk menegosiasikan lagi agar kepentingan Cina lebih didahulukan ketimbang AS.

Sebelumnya, pada 1 Januari 2020, kedua negara digdaya itu memulai perundungan tahap pertama. Di situ tercantum ada kesepakatan bahwa Beijing untuk membeli setidaknya US$200 miliar barang dan jasa AS selama dua tahun berturut-turut. Sebaliknya, Washington akan menurunkan tarif terhadap produk Cina secara bertahap.

Negosiasi ulang ke titik awal nampaknya diminta Cina karena minggu lalu Presiden Donald Trump terkejut dengan hasil perundingan itu. Mereka menolak perundingan itu.

"Sebenarnya demi kepentingan Cina untuk mengakhiri kesepakatan Fase 1 saat ini," seorang penasihat perdagangan kepada pemerintah Cina. "AS sekarang tidak mampu memulai kembali perang dagang dengan China jika semuanya kembali ke titik awal."

tag: #amerika-serikat  #cina  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Bisnis Lainnya
Bisnis

Bamsoet : Pelatihan Berkualitas Kunci Daya Saing Pekerja Migran Indonesia

Oleh Aris Eko
pada hari Selasa, 06 Jan 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)— Anggota DPR RI sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pengawas Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Indonesia (PELBAJINDO), Bambang Soesatyo, menuturkan ...
Bisnis

Beli Gabah Petani Non Tunai, Bulog Targetkan Data Serapan Nasional Secara Langsung 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Mulai 2026, Bulog menerapkan pembelian gabah petani secara digital atau non tunai. Selain untuk keamanan transaksi bagi para petani, pola ini ditargetkan bisa merekam ...