Berita
Oleh Alfin Pulungan pada hari Senin, 24 Agu 2020 - 19:14:54 WIB
Bagikan Berita ini :
Penghargaan "Desa Moderasi Beragama Dan Kebangsaan"

Masyarakat Desa Sindang Jati Percontohan Hidup Rukun Umat Beragama

tscom_news_photo_1598270713.jpg
Pengukuhan Desa Sindang Jati-Bengkulu sebagai Desa Moderasi "Beragama dan Kebangsaan" oleh BPIP bekerjasama dengan IAIN Curup, Senin, 24 Agustus 2020. (Sumber foto : Humas BPIP)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) memberikan penghargaan "Desa Moderasi Beragama dan Kebangsaan" kepada Desa Sindang Jati, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Desa Sindang Jati merupakan desa yang multi-agama, di mana desa ini hidup masyarakat dengan empat agama berbeda: Islam, Katolik, Kristen, dan Budha. Namun, mereka mampu hidup rukun dan saling membantu dalam perhelatan perayaan keagamaan dan kenegaraan.

Desa Sindang Jati juga desa percontohan kampus IAIN Curup dalam kategori moderasi yang berkebangsaan.

"Penghargaan ini kita berikan sebagai wujud pembumian kerukunan umat beragama. Artinya, masyarakat bisa hidup rukun dengan landasan Pancasila," kata Kepala BPIP Yudian Wahyudi dalam seminar nasional yang berlangsung di kampus IAIN Curup, Senin, 24 Agustus 2020.

BPIP berharap Desa Sindang Jati bukan satu-satunya desa percontohan moderasi beragama dan kebangsaan. Tapi, hal ini bisa juga diikuti oleh desa-desa lain di Indonesia.

"Jika sudah dari bawah yakni dari desanya, itu sama dengan akar. Kalau sudah dibumikan dan dikuatkan, maka akan sulit ditumbangkan," jelas Yudian.

Ia pun meminta Desa Sindang Jati mampu terus bertahan dan menjadi contoh bagi desa lainnya. Salah satu yang menjadi nilai dalam kerukunan desa ini adalah semangat gotong-royong dalam membangun negara.

tag: #kerukunan-umat-beragama  #desa-sindang-jati  #iain-curup-bengkulu  #bpip  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendapatkan respon positif dari DPR. Sikap yang ...
Berita

5 Tahun Tidak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setelah lima tahun menahan rindu untuk pulang ke kampung halaman keluarga di Tegal, Ibu Uswatun Hasanah, atau yang akrab disapa Ibu Atun, akhirnya bisa mewujudkan ...