Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Senin, 08 Jun 2015 - 20:06:44 WIB
Bagikan Berita ini :

Daerah Perbatasan Dinilai Kurang Dapat Perhatian Pemerintah Pusat

50Desa-Perbatasan.jpg
Daerah perbatasan (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Masalah perbatasan akhir-akhir ini menjadi isu nasional yang mendapat perhatian dari berbagai kalangan, tak terkecuali dari anggota DPR RI.

Menurut pandangan anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PAN Ali Taher Parasong, masalah perbatasan bermula dari ketidakadilan pertumbuhan ekonomi di daerah tersebut.

"Ada problem yang utama yaitu infrastruktur. Pembangunan jalan, ekonomi, di perbatasan masih lemah. Kesenjangan yang terjadi karena perhatian pemerintah yang kurang terhadap daerah perbatasan," kata Ali Taher kepada TeropongSenayan di gedung DPR, Jakarta, Senin (8/6/2015).

Selain itu, kata dia, masalah lain di perbatasan adalah kesejahteraan, minimnya anggaran buat aparat, dan akses informasi.

"Itu semua berdampak pada persoalan kesehatan dan lainnya. Juga terjadi degradasi kebangsaan di daerah perbatasan," tandas dia.

Di samping itu, lanjut dia, daya saing produk lokal di perbatasan juga masih menjadi kendala saat ini.

"Masalah perbatasan jangan hanya jadi wacana atau kebijakan, tapi harus diimplementasikan dalam bentuk anggaran," tuntas dia.(yn)

tag: #daerah perbatasan  #infrastruktur  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI 2025 AHMAD NAJIB Q
advertisement
DOMPET DHUAFA RAMADHAN PALESTIN
advertisement
IDUL FITRI 2025 WACHID
advertisement
IDUL FITRI 2025 HEKAL
advertisement
IDUL FITRI 2025 HERMAN KHAERON
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Sikap DPR soal Penghapusan SKCK Berarti Buat Rakyat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Kamis, 03 Apr 2025
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Usulan penghapusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang diusulkan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) mendapatkan respon positif dari DPR. Sikap yang ...
Berita

5 Tahun Tidak Bisa Pulang, Bu Atun Bersyukur Ada Program Mudik Gratis dari BUMN

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Setelah lima tahun menahan rindu untuk pulang ke kampung halaman keluarga di Tegal, Ibu Uswatun Hasanah, atau yang akrab disapa Ibu Atun, akhirnya bisa mewujudkan ...