Berita
Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 10 Jun 2015 - 13:13:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Pengamat: Presiden Harus Jelaskan Alasan Pilih Gatot

75susaningtyas kertopati.jpg
Susaningtyas Kertopati (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Pengamat militer dan intelijen Susaningtyas Kertopati menilai penunjukkan KSAD Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebagai calon Panglima TNI menggantikan Jenderal Moeldoko sudah tepat.

"Saya rasa penunjukan Jenderal TNI Gatot Nurmantyo ini sudah melalui penilaian yang matang dari Presiden Joko Widodo, apalagi itu hak prerogatifnya," kata Susaningtyas, pada TeropongSenayan, Rabu (10/6/2015).

Nuning, -panggilan Susaningtyas- juga melihat sosok Gatot dapat diandalkan untuk menjalankan program poros maritim Jokowi. Sebab, penguatan poros maritim tidak hanya dilihat dari sisi Angkatan Laut saja tapi juga matra lainnya.

"Bila kita bicara poros maritim tentu bukan berarti tak bicara matra yang lainnya, ini paradigmanya harus dilihat utuh. Oleh karena itu, Panglima TNI harus memiliki visi misi membangun Trimatra terpadu, baik AD, AL dan AU. Jadi harus lepaskan semangat ego sektoralnya," katanya.

Meski demikian, lanjutnya Presiden harus menjelaskan alasan mengapa Jenderal Gatot ditunjuk jadi calon panglima. "Tujuannya agar tidak menimbulkan polemik di mata masyarakat," tandasnya.(ss)

tag: #Calon Panglima TNI  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...