Berita
Oleh La Aswan pada hari Kamis, 05 Agu 2021 - 23:11:52 WIB
Bagikan Berita ini :

Soroti Pertumbuhan Ekonomi 7.07% versi BPS, Hafisz: Kalau Melihat Fakta Lapangan Tumbuh Sekitar 3%-an Saja

tscom_news_photo_1628179912.jpg
Achmad Hafisz Thohir Anggota Komisi XI DPR RI (Sumber foto : Istimewa)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi XI DPR RI, Achmad Hafisz Thohir menyoroti angka pertumbuhan ekonomi pada Quartal II 2021 sebagaiman di rilis Badan Pusat Statistik (BPS) baru-baru ini.

Hafisz menjelaskan, pada dasarnya pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini pada Q 1 masih minus dan Q 2 tumbuh sekitar 3% atau belum sesuai target yang telah dipatok pemerintah.

"Tumbuh 7.07% itu adalah ekonomi kita Quartal 2 tahun 2021 terhadap ekonomi kita di Quartal 2 tahun 2020. Jadi bukan pertumbuhan ekonomi rill Quartal 2 tahun 2021. Kalau ekonomi Quartal 2 tahun 2021 tumbuh hanya 2.88% sampai dengan 3.10% saja," papar Waketum PAN itu kepada wartawan, Kamis (05/08/2021).

Tapi kalau dihitung terhadap Quartal 2 tahun 2020 yang mana ekonomi tumbuh minus (-)4.19% maka dapat dikatakan ada perbedaan 7.07%, mungkin ini yang dimaksud tumbuh 7.07%

"Inilah yang diasosiasikan seolah-olah ekonomi di Q 2 ini tumbuh 7.07%," demikian jawabnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan bahwa realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021, sebesar 7,07 % secara year on year (YoY). Realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2021 ini lebih besar dibandingkan dengan realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2021 sebesar 0,74% YoY.

tag: #pertumbuhan-ekonomi-indonesia  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Menjaga Fondasi Kepercayaan: Menghindari Skenario Ekstrem “70% PDB Keluar dari Pasar”

Oleh Chairul Munawar Tanjung
pada hari Jumat, 16 Jan 2026
Sebagai pelaku usaha yang telah melalui beberapa siklus ekonomi di Indonesia, saya merasa perlu menyampaikan keprihatinan dan sekaligus harapan mengenai kondisi ekonomi kita belakangan ini. Dalam ...
Berita
Sebut Situasi Seperti 1998

Hariman Siregar : Demokrasi Dikendalikan Elit Politik dan Oligarki

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)—Tokoh peristiwa Malari dokter Hariman Siregar menilai situasi sosial politik nasional saat ini seperti tahun 1998. Dia menyebut persamaan itu antara lain ditandai oleh ...