Berita
Oleh Aswan pada hari Selasa, 14 Sep 2021 - 11:44:46 WIB
Bagikan Berita ini :

LBP: Penurunan PPKM Bisa Picu Euforia, Bahaya!

tscom_news_photo_1631594686.jpeg
Menkomarives Luhut Binsar Panjaitan (Sumber foto : )

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)-Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan wanti-wanti pada wilayah yang sudah mengalami penurunan level PPKM. Menurutnya, jangan sampai terjadi euforia yang akan menimbulkan masalah.

Awalnya, Luhut menyampaikan, penurunan level PPKM lebih cepat dari perkiraannya. Namun penurunan itu tidak dibarengi dengan kecepatan vaksinasi, implementasi PeduliLindungi, dan protokol kesehatan.

"Situasi COVID yang membaik begitu cepat di Jawa dan Bali menyebabkan penurunan level PPKM yang lebih cepat dibandingkan dengan perkiraan kita. Di sisi lain, kecepatan vaksinasi, dan implementasi Peduli Lindungi, dan protokol kesehatan masih tertinggal," kata Luhut dalam konferensi pers secara virtual, Senin (13/9/2021).

Penurunan level PPKM yang cepat membuat euforia masyarakat. Hal ini disebut Luhut berbahaya karena bisa membuat kasus kembali meningkat.

"Penurunan level PPKM di berbagai kota menyebabkan euforia dari masyarakat yang tidak disertai protokol kesehatan, implementasi PeduliLindungi. Hal ini cukup berbahaya karena dapat mengundang gelombang berikutnya, dari gelombang Covid-19," kata Luhut.

Luhut mengingatkan soal varian Delta Covid-19. Varian ini cepat menular dibandingkan dengan varian di Alfa di masa awal pandemi.

"Ingat, sebelumnya kita dapat varian Alfa, kita sekarang mengalami varian Delta yang lebih dahsyat," ujarnya.

Tak hanya itu, Luhut pun mewanti-wanti sejumlah daerah di Jawa Tengah yang alami kenaikan kasus kematian. Dia ingin agar masalah ini bisa segera teratasi sehingga tidak lagi ada lonjakan kasus seperti saat Juli 2021.

"Perlu kewaspadaan kita semua, karena peningkatan kasus konfirmasi angka kematian di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Seperti Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Tegal, Kabupaten Semarang, ini early warning pada kita. Di satu sisi turun, tapi ada juga kasus kelihatan meningkat," kata Luhut.

"Kita harus hati-hati, jangan kita kembali ke tanggal 15 Juli," ujar Luhut.

tag: #perppu-covid-19  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Telkom AI Center Makassar Jadi Motor Baru Inovasi Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) memperkuat pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di kawasan timur Indonesia dengan ...
Berita

Kasus Campak Masih Marak, Puan Ingatkan Evaluasi Serius Program Imunisasi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti kasus penyakit campak yang masih terus marak di Indonesia, hingga menyebabkan sejumlah balita bahkan orang dewasa meninggal dunia. ...