Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Minggu, 05 Jul 2015 - 13:36:05 WIB
Bagikan Berita ini :

Abdullah Hehamahua: Seleksi Capim KPK Oleh Pansel Cacat Hukum

65120514_abdullah-hehamahua--penasehat-kpk_663_382.jpg
Mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan penasihat KPK Abdullah Hehamahua menilai seleksi tahap awal calon pimpinan KPK yang dilakukan oleh Pansel Capim KPK cacat hukum. Sebab, kata Hehamahua, Pansel telah melakukan penundaan penutupan pendaftaran calon dari tanggal 26 Juni 2015 menjadi 3 Juli 2015.

"Pengunduran penutupan itu melanggar Undang-Undang KPK yang menyebutkan pendaftaran Capim hanya berlangsung maksimum dalam 14 hari," ujar Hehamahua kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (5/7/2015).

Hehamaua menambahkan, pengunduran pendaftaran calon pimpinan KPK bisa menimbulkan spekulasi bermacam-macam.

”Orang akan bertanya ada apa Pansel memperpanjang masa pendaftaran? Apakah sekadar menunggu orang-orang yang mereka inginkan untuk mendaftar?" tanya Hehamahua.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pansel KPK pada Sabtu (4/7/2015) telah mengumumkan hasil seleksi tahap pertama Capim KPK. Dari 611 yang mendaftar, ada 194 yang dinyatakan lolos administrasi dan akan mengikuti seleksi tahap kedua.

Pendaftaran calon pimpinan KPK mestinya ditutup pada Jumat, 26 Juni 2015. Akan tetapi dengan alasan untuk memberi keleluasaan kepada tokoh masyarakat yang berminat jadi calon pimpinan KPK tetapi belum sempat mendaftar, pendaftaran diperpanjang seminggu dan baru ditutup pada 3 Juli 2015. (mnx)

tag: #KPK  #pansel KPK  #pemilihan capim KPK cacat hukum  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Komisi I DPR Dorong Generasi Muda Perkuat Keamanan Digital

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 12 Agu 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Cindy Monica Salsabila Setiawan mendorong generasi muda memperkuat kesadaran keamanan digital dengan membiasakan diri menyaring informasi. ...
Berita

Achmad Daeng Sere Dorong Ruang Digital Dibangun dengan Etika, Keamanan, dan Tanggung Jawab

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI Achmad Daeng Sere menegaskan pembangunan ekosistem digital Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan pemerataan infrastruktur dan konektivitas. ...