Oleh Bachtiar pada hari Senin, 06 Apr 2026 - 17:15:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Fraksi Golkar Apresiasi Pemerintah yang Tak Naikan Harga BBM

tscom_news_photo_1775470500.jpeg
Logo Partai Golkar (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando H Ganinduto, mengapresiasi keputusan pemerintah yang tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan nonsubsidi di tengah gejolak Timur Tengah akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) hingga penutupan Selat Hormuz.

Firnando sapaanya, menuturkan bahwa keputusan pemerintah menahan harga BBM subsidi dan nonsubsidi saat terjadinya gejolak Timur Tengah akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS) dan penutupan Selat Hormuz merupakan bentuk kerja keras nyata.

“Pemerintah bisa menahan harga BBM seperti ini kan artinya mereka sudah bekerja keras untuk bagaimana caranya atas perang Iran yang mengakibatkan harga minyak global tinggi. Pemerintah dalam hal ini Menteri ESDM bisa menahan harga tidak naik dari non-subsidi maupun subsidi artinyakan mereka udah bekerja keras,” tutur Firnando kepada awak media, Senin, 6 April 2026.


Lebih lanjut, Firnando mengingatkan, bahwa saat ini sejumlah negara tetangga Indonesia telah menaikkan harga BBM. Bahkan, terdapat beberapa negara di dunia yang mewajibkan masyarakatnya untuk bekerja menggunakan alat transportasi seperti sepeda dan lain-lain.

“Menurut saya dengan menahan harga BBM ini sih menurut saya sudah luar biasa ya. Kita lihat negara-negara tetangga kita aja sudah luar biasa naiknya dan bahkan ada beberapa negara yang mewajibkan untuk bekerja naik sepeda dan seterusnya, tapi kita masih bisa menahan harga tidak naik,” imbuh Firnando.

Meski demikian, Firnando mengingatkan, bahwa harga BBM subsidi berkaitan erat dengan APBN. Firnando berharap, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dapat mulai memikirkan alokasi anggaran-anggaran dari pos lain untuk menutup subsidi BBM di kedepannya.

“Tentunya kan kita semua paham harga di harga BBM di Indonesia itu kan ada subsidi ya, subsidi itu kan apa terkaitnya dengan APBN. Nah hari ini memang APBN kita masih bisa menopang atas kenaikan harga BBM itu gitu. Nah nanti bagaimana caranya pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan untuk bisa mengalokasikan anggaran-anggaran yang lain guna menutupi subsidi dari BBM ini gitu,” imbuh Firnando.

Tak hanya itu, Firnando mengajak, semua pihak untuk dapat bergotong royong di tengah situasi dan kondisi geopolitik dan kenaikan harga minyak dunia. Firnando meminta, masyarakat Indonesia dapat terus berhemat energi sebagai bentuk dukungan bagi pemerintah dalam melewati situasi tidak menentu ini.

“Dan tentunya kita kan di negara ini kan kita harus bergotong-royong membangun bersama ya, rakyat Indonesia juga harus mulai berhemat juga gitu, artinya kita sama-sama membantu pemerintah juga untuk bagaimana caranya kita bisa bertahan dalam keadaan yang sangat sulit ini gitu,” ungkap Firnando.

*Momentum Transisi Energi*

Firnando melanjutkan bahwa situasi geopolitik tidak menentu saat ini dapat menjadi momentum pemerintah untuk melakukan transisi energi ke energi baru terbarukan. Firnando memandang, bahwa situasi dan kondisi geopolitik saat ini tidak boleh membuat negara terus menerus bergantung kepada energi fosil.


"Harapan saya mungkin ini momentum baik gitu, momentum baik juga untuk kita transisi energi ke energi baru terbarukan ya. Artinya ini kan sudah seperti sinyal atau tanda bahwa kita memang tidak boleh terus-menerus terpengaruh kepada energi fosil, gitu,” jelas dia.

Dengan demikian, Firnando meminta, transisi energi menuju energi baru terbarukan dapat dipercepat dan segera direalisasikan. Firnando mengatakan, hal itu diperlukan agar negara bisa mendapatkan alternatif untuk ketahanan energi ke depannya.

“Jadi menurut saya, transisi energi menuju ke energi baru terbarukan harus dipercepat dan harus dicepat direalisasikan gitu, supaya kita bisa mendapatkan alternatif energi untuk ketahanan energi kita,” pungkas Politikus Partai Golkar ini.

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement