Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 20 Mei 2026 - 20:52:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Dave Akbarshah Fikarno Laksono: Pancasila Harus Menjadi Benteng Bangsa di Era Digital

tscom_news_photo_1779285134.jpg
Dave Laksono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bersama Komisi I DPR RI kembali menyelenggarakan Webinar Literasi Digital dengan tema “Penguatan Ideologi Pancasila” pada Selasa, 19 Mei 2026 mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan masyarakat di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital serta arus globalisasi informasi.

Webinar menghadirkan Dave Akbarshah Fikarno Laksono sebagai narasumber utama bersama Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si. selaku Ketua Komisi Kemitraan, Hubungan Antar Lembaga dan Infrastruktur Dewan Pers, serta Ahmad Gunawan, M.Pd., CDMP sebagai akademisi. Acara dipandu moderator Wirananda Goemilang dan MC Aesha Najwa Alia, serta dimeriahkan penampilan hiburan dari Happy Monday Band.

Dalam pemaparannya, Dave Akbarshah Fikarno Laksono menegaskan bahwa penguatan ideologi Pancasila menjadi kebutuhan mendesak di era digital. Menurutnya, tantangan bangsa saat ini tidak hanya datang dalam bentuk ancaman fisik, tetapi juga ancaman nonmiliter seperti penyebaran hoaks, polarisasi sosial, intoleransi, hingga manipulasi informasi melalui media digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

Dave menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dan perilaku masyarakat secara signifikan. Algoritma media sosial dinilai mampu membentuk cara pandang masyarakat melalui echo chamber yang mempersempit sudut pandang dan berpotensi memecah persatuan bangsa apabila tidak disikapi secara kritis dan bijak.

“Pancasila harus tetap menjadi kompas bangsa di tengah derasnya arus informasi digital. Penguatan ideologi Pancasila penting untuk menjaga persatuan nasional, memperkuat karakter generasi muda, dan membangun ketahanan bangsa menghadapi tantangan global,” ujar Dave Akbarshah Fikarno Laksono dalam pemaparannya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun literasi digital berbasis nilai-nilai Pancasila agar masyarakat mampu menggunakan teknologi secara bertanggung jawab, kritis, dan produktif. Menurutnya, ruang digital harus dimanfaatkan sebagai sarana edukasi, penguatan kebangsaan, serta media mempererat persatuan masyarakat Indonesia yang majemuk.

Lebih lanjut, Dave menyampaikan bahwa generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan di era transformasi digital. Pendidikan karakter, semangat gotong royong, toleransi, dan wawasan kebangsaan perlu terus diperkuat agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh disinformasi, radikalisme digital, maupun budaya negatif yang bertentangan dengan jati diri bangsa Indonesia.

Sementara itu, Dr. Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama bangsa Indonesia yang harus terus diinternalisasi dan diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, media digital harus digunakan untuk memperkuat nilai toleransi, persatuan, dan semangat kebangsaan, bukan justru menjadi ruang penyebaran kebencian dan perpecahan sosial.

Di sisi lain, Ahmad Gunawan memaparkan bahwa penguatan ideologi Pancasila perlu dilakukan secara sistematis melalui pendidikan karakter, literasi digital, dan penguatan budaya gotong royong. Ia juga menyoroti tantangan generasi muda di era globalisasi yang semakin rentan terhadap pengaruh budaya luar dan konten digital yang bertentangan dengan nilai Pancasila.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penguatan ideologi Pancasila di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat. Webinar ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat digital Indonesia yang cerdas, kritis, beretika, dan tetap berpegang pada nilai-nilai luhur kebangsaan menuju Indonesia Emas 2045.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement